Sport

Calafiori Gak Sabar Melihat Arsenal "Happy Ending" di Akhir Musim

Anda memulai sejak pramusim lebih awal dan bekerja sangat keras untuk mencapai titik ini, untuk tetap berada di kompetisi dan begitu dekat dengan kemenangan. Saya pikir ini adalah mimpi bisa berada di sini

Jakarta (KABARIN) - Bek Arsenal Riccardo Calafiori mengaku sudah gak sabar melihat timnya "happy ending" di akhir musim ini, setelah masih dalam trek bagus untuk menjuarai empat kompetisi yang diikuti musim ini.

“Saya pikir terutama sekarang, mulai Maret hingga beberapa bulan ke depan, ini adalah bagian terbaik dari musim ini," kata Calafiori, dalam jumpa pers pra-laga melawan Bayer Leverkusen pada leg kedua 16 besar Liga Champions, dikutip dari laman resmi Arsenal, Selasa.

“Anda memulai sejak pramusim lebih awal dan bekerja sangat keras untuk mencapai titik ini, untuk tetap berada di kompetisi dan begitu dekat dengan kemenangan. Saya pikir ini adalah mimpi bisa berada di sini," tambah dia.

Hingga bulan Maret ini, asa Arsenal meraih "quadruple" masih hidup. Arsenal saat ini memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan sembilan poin atas Manchester City, dengan mereka juga berpotensi membuka trofi musim ini apabila mengalahkan The Citizens pada final Piala Liga pada akhir pekan ini.

Di kompetisi domestik lainnya, The Gunners juga dapat menambah gelar dari Piala FA setelah mereka melaju ke babak perempat final dengan menghadapi Southampton.

Lalu, trofi Liga Champions yang diidam-idamkan Arsenal juga masih sangat mungkin diraih, dengan mereka akan melakoni laga leg kedua babak 16 besar melawan Bayer Leverkusen di Stadion Emirates, Rabu (18/3) dini hari pukul 03.00 WIB.

Pada laga terakhirnya, Calafiori membantu timnya meraih kemenangan penting atas Everton dengan skor 2-0, dengan melakukan aksi memblok bola secara heroik untuk mencegah The Toffees mencetak gol pembuka dari sepakan Dwight McNeil.

Dengan aksinya itu, The Gunners mencatatkan dua clean sheet beruntun dalam dua laga Liga Inggris, dan tetap membuat timnya menjadi tim paling sedikit kebobolan di liga dengan hanya kemasukan 22 gol.

Saat ditanya bagaimana chemistry dengan rekan-rekannya di lini pertahanan, pemain asal Italia itu mengatakan, “Saya pikir kami semua berteman. Saya menyukai mereka dan memiliki hubungan yang baik dengan mereka".

“Kami berteman terlebih dahulu. Tentu saja di lapangan Anda bersaing untuk mendapatkan posisi, tetapi kami semua berteman dan semuanya adalah pemain yang sangat bagus," katanya menambahkan.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: